jedi-logo (1)

Email: info@jedi.id | Ph: +6221 - 80622255

Apa Itu Application Performance Monitoring? Cek Penjelasannya di Sini

ilustrasi application performance monitoring

Application Performance Monitoring (APM) adalah praktik mengukur, menganalisis, dan mengoptimalkan kinerja aplikasi perangkat lunak yang penting bagi bisnis. Dengan menggunakan alat-alat APM dan data telemetri, Anda dapat memastikan ketersediaan sistem, mengoptimalkan waktu respons dan kinerja layanan, dan meningkatkan pengalaman pengguna. APM juga membantu Anda untuk mendeteksi dan menyelesaikan masalah kinerja aplikasi secara proaktif sebelum berdampak negatif pada produktivitas karyawan dan loyalitas pelanggan 

Namun demikian, masih banyak perusahaan yang belum menerapkan APM sehingga ada kurangnya  visibilitas saat mencari akar permasalahaan yang berimbas pada penggunaan aplikasi bisnis. Tapi, tahukah Anda seberapa besar manfaat Application Performance Monitoring untuk bisnis? Simak penjelasan lengkapnya di artikel berikut ini. 

Apa itu Application Performance Monitoring? 

apa itu apm application performance monitoring

Application Performance Monitoring adalah solusi untuk memantau performa aplikasi penting bagi bisnis menggunakan software dan data telemetri. APM dapat membantu bisnis dalam memastikan tingkat layanan yang sesuai dengan ekspektasi  dan meningkatkan pengalaman pelanggan. 

Bisnis menggunakan APM untuk mengirimkan data dan insight secara real-time terkait performa aplikasi. Nantinya, data dan insight ini dapat membantu tim IT, DevOps, dan teknisi untuk memaksimalkan performa situs dan aplikasi serta menentukan akar masalah hingga mengidentifikasi bugs untuk memecahkan masalah tanpa berimbas pada end user. 

Tantangan yang Dihadapi Perusahaan dalam Memonitor Aplikasi

Bagi perusahaan yang belum menerapkan solusi APM yang tepat, dapat menyulitkan tim IT saat menemukan masalah yang terjadi pada aplikasi bisnis. Dengan begitu, tingkat kepuasan pelanggan pun dan kualitas pengalaman end user saat menggunakan aplikasi dapat menurun. 

Selain itu, tidak mudah bagi perusahaan untuk menemukan solusi APM yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan serta budget. Hal itu lantaran perusahaan perlu mengintegrasikan tools APM dengan sistem yang selama ini telah digunakan. 

Manfaat Application Performance Monitoring

manfaat application performance monitoring

Application Performance Monitoring (APM) yang efektif dapat memastikan aplikasi berjalan lancar, minim downtime, dan memastikan user experience konsistem. Dilansir dari berbagai sumber, berikut lima manfaat APM untuk bisnis. 

Tingkatkan User Experience

APM menjadi tool yang dapat efektif menunjukkan akar masalah di seluruh aplikasi. Dengan begitu, Anda dapat meningkatkan user experience dengan mengidentifikasi area yang memberikan nilai maksimal bagi end user secara efektif. APM juga dapat memastikan apakah perubahan dapat bermanfaat bagi end user. Sebagai contoh, jika bisnis mengugnakan layanan bot baru, metrik APM dapat mengukur jumlah pelanggan yang menyelesaikan query menggunakan bot. 

Diagnosis Cepat

Downtime dapat berimbas pada kerugian finansial dan penurunan kredibilitas bisnis. APM dapat lebih cepat mendiagnosis masalah performa aplikasi dan mengarahkan tim IT langsung ke sumber masalah. Diagnosa cepat dapat meminimalkan downtime, sehingga tim IT memiliki lebih banyak waktu mengembangkan aplikasi baru, ketimbang memperbaiki masalah yang ada. 

Biaya Operasional Berkurang

Tool APM dapat menentukan seberapa banyak resource, infrastruktur, dan storage yang dibutuhkan untuk tetap mengoptimalkan performa aplikasi. Dengan begitu, biaya operasional menjadi lebih minim karena bisa diprediksi lebih awal. 

Inovasi Produk Lebih Cepat

APM dapat menjadi bagian dari proses pengembangan dan inovasi produk, termasuk untuk kebutuhan monitoring dan analisis traffic, menemukan batasan, dan mengidentifikasi masalah. Tim developer dapat memanfaatkan insight yang terkumpul untuk ditindaklanjuti sebelum aplikasi dirilis dan memperbaiki bug yang sebelumnya hanya terlihat setelah diluncurkan. 

Tingkatkan Kolaborasi Bisnis

Hasil analisis dan metrik dapat digunakan di seluruh unit bisnis untuk meningkatkan kolaborasi kerja, pemecahan silo, dan meningkatkan produktivitas. 

Bagaimana Memilih Solusi Application Performance Monitoring yang Tepat untuk Perusahaan?

memilih solusi application performance monitoring yang tepat

Ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum mengimplementasikan solusi Application Performance Monitoring (APM) yang tepat untuk bisnis Anda. Berikut cara tepat memilih solusi APM. 

Manfaat Bisnis

Pahami apa alasan utama dan manfaat APM agar dapat diintegrasikan dengan sistem yang ada serta proses deployment yang tidak merumitkan tim Anda. 

Fitur Pendukung

Ada banyak tool pendukung APM, pastikan platform yang digunakan memiliki tools sesuai kebutuhan untuk aplikasi dan mendukung bahasa pemrograman Anda. 

Biaya

Carilah solusi APM yang menawarkan skema pembiayan dengan resource computing besar, terutama jika Anda berencana untuk memantau banyak aplikasi. 

Pengawasan dan Maintenance

Pertimbangkan tim mana yang akan bertanggung jawab melakukan pengawasan dan maintenance APM. 

Nah, bagi Anda yang saat ini sedang mencari solusi Application Performance Monitoring untuk beragam aplikasi bisnis, maka New Relic dapat menjadi pilihan. New Relic dapat memberikan visibilitas secara real-time, monitoring end-to-end, advanced analytics, insight terkait skalabilitas, visibilitas code-level, optimalisasi pengalaman, keamanan dan compliance, efisiensi operasional, hingga solusi yang scalable dan fleksibel sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. 

Baca Juga: Mengapa Observabilitas Jadi Kunci Kesuksesan Operasi IT? Cek Penjelasannya 

Fitur dan Fungsi Application Performance Monitoring dari New Relic

New Relic menghadirkan solusi Application Performance Monitoring yang dapat melakukan pemantauan end-to-end dari aplikasi hingga seluruh infrastruktur, termasuk code leve, server, database, dan cloud. Solusi APM dari New Relic dapat berfungsi untuk mengoptimalkan kinerja aplikasi hingga memastikan kepatuhan terhadap regulasi. 

Di samping itu, Application Performance Monitoring dari New Relic juga berfungsi untuk meningkatkan pengalaman pengguna, mendeteksi masalah secara lebih cepat, menganalisa data secara mendalam, meningkatkan efisiensi operasional, hingga integrasi dan ekosistem yang luas. Dukungan teknologi AI memungkinkan New Relic melakukan analisa data dan insight terkait perbaikan agar masalah bisa teratasi dengan cepat. 

New Relic hadir dengan 17 fitur unggulan sebagai berikut: 

  • Performance Monitoring: pantau kinerja apikasi mobile dan website secara real-time, termasuk pengukuran level code, respons time aplikasi, dan monitoring aplikasi berbasis transaksi. 
  • Infrastruktur Monitoring: pantau kesehatan dan kinerja infrastruktur, termasuk server, host, dan OS untuk mendeteksi dan mengatasi masalah. 
  • User Monitoring: berikan insight tentang pengalaman end user, termasuk pengukuran loading time, perilaku, dan kesalahan yang dialami pengguna. 
  • Error Tracking: lacak dan analisis kesalahan aplikasi untuk mengidentifikasi masalah yang memengaruhi kualitas aplikasi. 
  • Synthetic Monitoring: gunakan skenario simulasi untuk memantau kinerja dan ketersediaan aplikasi dari berbagai lokasi, memungkinkan udeteksi masalah sebelum memengaruhi end user. 
  • Database Monitoring: pantau database untuk mendeteksi masalah kinerja, pertumbuhan data, dan masalah lain yang dapat memengaruhi performa aplikasi. 
  • Container Monitoring: pantau container seperti Docker dan Kubernetes untuk memberikan pemahaman terkait kinerja aplikasi yang dijalankan di lingkungan kontainer. 
  • Logs Analysis: analisis log untuk mendapatkan insight terkait aktivitas dan kinerja aplikasi, termasuk melakukan deteksi dini masalah. 
  • AI-Powered Insights: gunakan AI untuk menganalisis data dan memberikan insight mendalam, termasuk mendeteksi anomali dan memberikan rekomendasi perbaikan secara otomatis. 
  • Alert and Notification: lakukan konfigurasi notifikasi otomatis saat terjadi masalah atau anomali dalam aplikasi atau infrastruktur. 
  • Performance Baselines: berikan pemahaman tentang baseline kinerja aplikasi agar pengguna dapat melacak perubahan yang tidak biasa. 
  • Custom Dashboards: penguna dapat membuat dashboard sesuai kebutuhan untuk memvisualisasikan data pemantauan sesuai kebutuhan. 
  • Integration Hub: ekosistem plug in dan terintegrasi dengan tool dan layanan lain seperti AWS, Azure, Slack, dan banyak lainnya. 
  • Security and Compliance: patuhi standar keamanand an regulasi industri untuk melindungi data dan sistem perusahaan. 
  • Scalability: dapatkan solusi monitoring yang dapat ditingkatkan sesuai pertumbuhan bisnis. 
  • Customer Support: dukungan pelanggan yang komprehensif, dokumentasi, dan komunitas aktif untuk membantu pengguna dalam mengoptimalkan penggunaan produk. 
  • Mobile Dashboard: pengguna dapat mengakses dan memantau data kinerja aplikasi dari perangkat mobile. 

Implementasi Application Performance Monitoring dari New Relic Bersama Jedi

Saatnya mulai implementasi solusi Application Performance Monitoring dari New Relic bersama Jedi Solutions. Didukung tim IT bersertifikat, profesional, dan kompeten di bidangnya, Jedi akan membantu mempersingkat proses dan waktu implemetnasi solusi New Relic, sekaligus mengoptimalkan kinerja, mendeteksi masalah dengan cepat, dan melakukan analisa mendalam terhadap sistem bisnis Anda. 

Dukugnan jaringan Jedi Care selama 24.7 memastikan implemetnasi solusi New Relic berjalan lancar dan aman tanpa kendala. Tertarik untuk   mulai menelusuri akar masalah dan mendapatkan rekomendasi terbaik dari New Relic? Hubungi kami di link berikut.  

Penulis: Ervina Anggraini – Content Writer CTI Group 

Latest Post

Daftar Isi